Keutamaan Istighfar diantaranya :
1. Istighfar sebagai sebab pengampunan
dan penghapus dosa-dosa.
Rasulullah shalallahu
alaihi wa sallam bersabda (yang artinya): Setiap anak cucu Adam
pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah ialah orang
yang banyak bertaubat.(HR. At-Tirmidzi, hasan)
Manakala manusia
melakukan maksiat atau dosa sebenarnya dia telah menzhalimi dirinya sendiri dan
dalam keadaan yang bodoh. Oleh karenanya kita membutuhkan maghfirah.
Tidak sedikit ayat
yang berkaitan mengenai memohon ampunan kepada Allah, seperti yang dicontohkan
oleh para Nabi dan Rasul. Allah memerintahkan kepada mereka untuk
senantiasa memohon ampun kepada-Nya. Dan ketika kita coba renungi sebenarnya
kita sangat butuh beristighfar kepada Allah subhanahu wata'ala.
"Bersegeralah kamu mencari ampunan
dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang
disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,
(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik
di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan
mema'afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat
kebaikan.
Dan (juga) orang-orang yang apabila
mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, segera mengingat Allah,
lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa lagi yang dapat mengampuni
dosa-dosanya selain Allah? Mereka pun tidak meneruskan perbuatan dosa itu,
sedang mereka mengetahui.
Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal."
(QS. Ali Imran : 133 - 136)
Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal."
(QS. Ali Imran : 133 - 136)
Ayat ini menyatakan
kepada kita untuk bersegera. yang dimaksud bersegera disini ialah perintah
untuk bergegas dalam melakukan kebaikan dan bersegera untuk beristighfar.
Dan jangan berputus
asa, Allah telah menjamin bahwa ampunan-Nya seluas langit dan bumi dan ini
untuk orang yang senantiasa bertaqwa.
Manakala berbuat atau melakukan hal
keji maka ia langsung ingat Allah dan kemudian memohon ampun kepada-Nya.
Tentang Istighfar
“Wahai sekalian manusia. Taubatlah
(beristigfar) kepada Allah karena aku selalu bertaubat kepada-Nya dalam sehari
sebanyak 100 kali.”
(HR. Muslim)
Sesudah shalat pun didalam doa yang
kita panjatkan sebelumnya diawali dengan beristighfar :
Astaghfirullah (diucapkan sebanyak 3x)
Di dalam doa berlindung dari kesyirikan
pun terdapat istighfar :
"Allaahumma Innii A'udzu bika an
Usyrika bika wa Anaa A'lamuhuu
wa Astaghfiruka Limaa Laa A'lamuhu."
Mengenai keutamaan orang yang
beristighfar yang pertama yakni Istighfar sebagai sebab pengampunan dan
penghapus dosa-dosa
"Dan, barangsiapa mengerjakan
kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia memohon ampun kepada Allah,
niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
(QS. An Nisaa: 110)
(QS. An Nisaa: 110)
2. Istighfar dapat melapangkan rizki
seorang hamba.
Berbicara tentang
rizki, rizki bukan hanya yang berupa harta atau finansial. Namun, rizki
maknanya luas tidak sesempit itu, termasuk juga kesehatan dan waktu luang dsb.
Rizki dimaknai sebagai sesuatu yang
terbaik yang diberikan kepada hamba.
Perkataan Nuh a.s. kepada kaumnya ;
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu -
sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun -
niscaya Dia akan mengirimkan hujan
kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan
untukmu kebun-kebun dan mengadakan(pula di dalamnya) untukmu
sungai-sungai". (QS.
Nuh :10-12)
Maksiat menyebabkan tidak lancarnya
rizki, maka marilah bertaubat kepada Allah.
Negeri Saba didalam surat Saba
dikatakan bahwa :
Baldatun Thayyibatun wa rabbun ghafur.
Karena saking subur dan makmurnya
sampai-sampai wanita manakala ingin memetik atau memanen buah dia hanya menaruh
keranjang kemudian jatuh buahnya kekeranjang.
Kaum 'Aad, Allah jadikan mereka,
kemarau yang berkepanjangan disebabkan perbuatan maksiat.
Terdapat sebuah atsar dari Hasan Al
Bashri rahimahullah yang menunjukkan bagaimana faedah istighfar yang
luar biasa.
“Sesungguhnya seseorang pernah
mengadukan kepada Al Hasan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al Hasan
menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.
Kemudian orang lain mengadu lagi kepada
beliau tentang kemiskinannya. Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah
(mohon ampunlah) kepada Allah”.
Kemudian orang lain mengadu lagi kepada
beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Lalu Al Hasan menasehatkan,
“Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.
Kemudian orang lain mengadu lagi kepada
beliau karena sampai waktu itu belum memiliki anak. Lalu Al Hasan menasehatkan,
“Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.
Kemudian setelah itu Al Hasan Al Bashri
membacakan surat Nuh di atas. (Riwayat ini disebutkan oleh Al Hafidz Ibnu Hajar
di Fathul Bari, 11: 98)
3. Istighfar menghindarkan hamba dari
siksa Allah dan musibahnya.
Dan Allah sekali-kali tidak akan
mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah
akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun.
4. Istighfar adalah salah satu sebab
mendatangkan datangnya rahmat Allah.
Perkataan Nabi Shaleh a.s. kepada
kaumnya (kaum tsamud) :
Dia berkata: "Hai kaumku mengapa
kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu
meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat".
(QS. An-Naml : 46)
Beristighar kepada Allah kemudian
menyertakan dengan amal, dan amal merupakan sebab mendatangkan rahmat Allah.
5. Istighfar dapat menambah kekuatan
bagi pribadi dan kaum muslimin.
Perkataan Nabi Hud a.s. kepada kaumnya
;
Dan (dia berkata): "Hai kaumku,
mohonlah ampun kepada Tuhanmu lalu bertobatlah kepada-Nya, niscaya Dia
menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan
kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa."
(QS. Hud : 52)
Kisah Shallahuddin dan tentaranya ;
Kisah Shalahuddin Al Ayyubi, ketika
beliau berkeliling ke tenda yang pertama beliau melihat para orang-orang sedang
qira'ah al-qur'an kemudian berkeliling ke tenda yang kedua beliau melihat
orang-orang sedang qiyamullail dan berkeliling ke tenda yang ketiga beliau
melihat orang-orang sedang memohon ampun kepada Allah dan tenda selanjutnya
beliau mendapati orang-orang sedang tidur. Kemudian beliau mengatakan Dari arah
sinilah (orang-orang yang tidur) kita akan kalah.
Sungguh dari Ibadah itulah ada
kekuatan.
6. Istighfar dapat melapangkan dada
atau hati seorang hamba.
yang menyebabkan sesak dan beratnya
sesuatu boleh jadi karena maksiat dan dosa dan kita butuh sarana yakni
beristighfar, dan manakala Rasulullah mendapati sesuatu yang mengganjal beliau
beristighfar hingga 100 x.
7. Istighfar dapat menjadikan wajah
menjadi berseri dan bahagia di hari pertemuannya dengan Allah.
saya (Ust. Ali Syahr) bercerita bahwa
dosennya mudah sekali menangis disebabkan karena beristighfar dan memang
wajahnya berseri seri hingga terdapat cekungan karena seringnya ia
beristighfar.
“Barangsiapa yang ingin bahagia dengan
catatan amalnya (pada hari kiamat), hendaklah ia beristighfar kepada Allah.”
(HR. Ath-Thabarany)
“Sangat beruntunglah orang yang
menemukan bahwa pada catatan amalnya terdapat banyak istighfar.”
(HR. Ibnu Majah)
8. Istighfar akan membersihkan noda
hitam dalam hati kita.
“Sesungguhnya jika seorang mukmin
melakukan dosa, maka tertorehlah noda hitam dihatinya.
Apabila ia bertaubat dan berhenti dari
dosa itu dan memohon ampun kepada Allah, maka hatinya mejadi bersih dari noda
tersebut.
Apabila dosanya bertambah, maka bertambah
pula noda tersebut sampai menutupi hatinya.
Itulah noda yang disebutkan oleh Allah
dalam firman-Nya : ‘Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu
mereka usahakan itu menutup (menjadi noda) hati mereka.” (QS. al-Muthaffifiin: 14)
[Diriwayatkan oleh Ahmad (II/298), at
Tirmidzi (no.3334) dan beliau menyatakan bahwa hadits tersebut derajatnya hasan
shahih, Ibnu Majah (no.4244), an Nasa-i dalam kitab al Kubra(no.11658),
Ibnu Hibban (no.930), serta al Hakim (II/562) dan beliau menshahihkannya.
Sementara itu, adz Dzahabi berkata: ‘Menurut syarat Muslim.’ Diriwayatkan juga
oleh al Baihaqi dalam Sunan-nya (X/188)]
Manusia apabila ia terbiasa melakukan
dosa dan maksiat maka hatinya akan keras dan hidayah sulit untuk masuk.
9. Istighfar adalah salah satu bekal
orang yang berdakwah di jalan Allah.
Maka bersabarlah kamu, karena
sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan
bertasbihlah seraya memuji Rabbmu pada waktu petang dan pagi. (QS. Ghafir :55)
10. Istighfar menjadi sebab terkabulnya
doa seorang hamba.
Kisah Nabi Yunus a.s. ;
Di dalam perut ikan Nun, Yunus bertobat
meminta ampun dan pertolongan Allah, ia bertasbih selama 40 hari dengan
berkata: "Laa ilaaha illa Anta, Subhanaka, inni kuntu minadzh
dzhalimiin (Tiada tuhan melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya
aku adalah orang yang telah berbuat dhalim)" Allah mendengar doa Yunus,
dan Memerintahkan ikan nun mendamparkan Yunus di sebuah pantai.
Seandainya kalau bukan karena doa Nabi
Yunus kepada Allah, niscaya dia akan diperut ikan Nun sampai hari berbangkit.
Sehingga Istighfar merupakan diantara bentuk terkabulkannya doa.
dan ini adalah adab didalam berdoa
yakni beristighfar kemudian mengagungkan asma Allah kemudian bersholawat
kemudian berdoa apa yang dikehendaki. Dan Rasulullah menyukai doa yang bersifat
umum.
Lafadz
Mengenai lafadz istighfar yakni
secara umum "Astaghfirullahal
'azhim" atau "Astaghfirullah".
Bisa juga,
Doa Sayyidul Istighfar, Doa
perlindungan dari kesyirikan,
Doa taubat pertama
diucapkan oleh umat manusia, Nabi Adam a.s. dan Hawa: “Rabbana dzalamna
anfusana wa in lam taghfir lana wa tarhamna lanakunanna minal khasirin,” (Ya
Tuhanku. Sesungguhnya kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Kau tidak mengampuni
dosa-dosa kami, maka kami menjadi hamba yang merugi).
Doa Nabi Yunus a.s. manakala beliau meminta ampun dan pertolongan Allah manakala berada di perut Ikan Nun : "Laa ilaaha illa Anta, Subhanaka, inni kuntu minadzh dzhalimiin (Tiada tuhan melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah orang yang telah berbuat dhalim)"
dsb.
wallahu a'lam bish shawab.
Doa Nabi Yunus a.s. manakala beliau meminta ampun dan pertolongan Allah manakala berada di perut Ikan Nun : "Laa ilaaha illa Anta, Subhanaka, inni kuntu minadzh dzhalimiin (Tiada tuhan melainkan Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah orang yang telah berbuat dhalim)"
dsb.
wallahu a'lam bish shawab.
Referensi :
Terinspirasi Kajian Ahad Sore 07
September 2014 di Masjid Kampus UGM oleh Ust Alfi Syahr dengan Tema Keutamaan
Istighfar.
http://buletin.muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/bertaubatlah-saudaraku
http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/nabi-tidak-pernah-bosan-beristighfar.html
http://seembunilmu.blogspot.com/2012_03_01_archive.html
http://rumaysho.com/amalan/istighfar-sebab-kemudahan-rezeki-dan-turunnya-hujan-6587
http://dzulqarnain.net/beberapa-manfaat-dan-keutamaan-istighfar.html
http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/nabi-tidak-pernah-bosan-beristighfar.html
http://seembunilmu.blogspot.com/2012_03_01_archive.html
http://rumaysho.com/amalan/istighfar-sebab-kemudahan-rezeki-dan-turunnya-hujan-6587
http://dzulqarnain.net/beberapa-manfaat-dan-keutamaan-istighfar.html
0 komentar:
Posting Komentar